Membaca

Membaca!!! ya membaca adalah mata kita, bila buku dikatakan sebagai jendela dunia, maka membaca adalah mata. Manusia berubah dari primitif menjadi berbudaya seperti sekarang ini dimulai dari membaca. Membaca tidak hanya membaca buku, tulisan, akan tetapi membaca bisa berarti mengamati perubahan perilaku : manusia, hewan, tumbuhan dan alam. Kita bisa mengetahui perubahan iklim, mengetahui tanda-tanda bencana bisa sari membaca perubahan tingkah laku alam.

Dewasa ini sudah banyak sumber bacaan yang tersedia di hadapan kita, dari koran, buku, laman elektronik, media online sampai dengan media sosial. banyak sumber berita yang bagus, tetapi banyak juga yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. menyaring berita dan tulisan adalah wajib hukumnya! ketika kita membaca sebuah berita hendaknya kita juga meneliti sumber berita tersebut, membandingkan dengan berita-berita sejenis atau bahkan membandingkan dengan berita yang bertentangan dengan tulisan yang kita baca.

Sebuah berita bisa kita jadikan sebagai referensi untuk mengambil sebuah sikap, atau dalam berpandangan. Saat ini banyak orang dengan gampang menyebarkan berita yang belum jelas sumbernya dan berpotensi membuat perpecahan, saya kadang merasa heran, kenapa orang-orang yang dengan gelarnya adalah orang-orang terpelajar namun kelakuannya menunjukkan ketidak terpelajarannya. Saling gontok-gontokan mempertahankan tulisan pujaannya, kadang saat kondisi sudah membaik atau melunak, tiba-tiba ada tulisan lagi yang disebarkan dengan dibumbui kata-kata provokator.

Energi yang sangat besar terbuang hanya karena orang saling gontok-gontokan mempertahankan keyakinan yang belum tentu benar. Orang-orang pandai ikut terbawa emosi, energi positif yang seharusnya berguna untuk membangun negeri ini menjadi terbuang percuma.

Akhir tulisan, saya berharap orang-orang yang sedang “membaca” bisa mewujudkan hasil bacaannya menjadi sebuah karya nyata yang luar biasa.

 

*NB : ini hanya pendapat pribadi penulis

 

You might also likeclose
%d blogger menyukai ini: